Tips Mengatasi Rambut Agar Tak Mudah Rontok, Mulai dari Masker Telor Hingga Santan Kelapa

Ilustrasi rambut rontok. (Istockphoto/puhhha)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Rambut merupakan mahkota yang harus dijaga setiap orang, terutama bagaimana cara memelihara rambut agar tidak mengalami kerontokan diri.

Seringkali rambut rontok ketika keramas, menyisir, bergesekan dengan bantal, mengikat rambut, dan sebagainya.

Namun, bagaimana jika setiap aktivitas membuat rambut rontok dalam jumlah yang banyak?

Seperti dilansir CNN Indonesia.com yang merujuk dari American Academy of Dermatologist, batasan normal rambut rontok adalah 50-100 helai rambut per hari.

Rata-rata manusia memiliki 100 ribu lebih folikel rambut, sehingga rontok 50-100 helai saja per hari bukanlah masalah serius.

Wanita juga cenderung mengalami masalah rambut rontok lebih parah dibandingkan pria.

Faktornya beragam, antara lain akibat seringnya styling rambut, hamil, maupun menopause.

Akan tetapi baik wanita maupun pria pasti pernah mengalami rambut rontok dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda.

Apalagi seiring bertambahnya usia, rambut akan semakin menipis dan mudah rapuh.

Untuk menguji seberapa parah kerontokan rambut, coba lakukan tes dengan menarik rambut.

Ambil beberapa helai rambut yang bersih dan kering, kemudian tarik perlahan dari pangkal hingga ujung rambut.

Jika terdapat lebih dari dua atau tiga helai rambut yang tertinggal di tangan setelah menarik, Anda mungkin memang mengalami masalah rambut rontok berlebihan.

Untuk mengatasinya, biasanya Anda langsung mencari perawatan rambut seperti sampo antirontok.

Namun, seringkali upaya tersebut tak kunjung membuahkan hasil.

Ada cara lain yang bisa dilakukan di rumah untuk mengatasi rambut rontok sekaligus mengunci kesehatan rambut agar tebal dan tak rapuh.

Berikut cara mengatasi rambut rontok berlebihan, dilansir dari beberapa sumber.

Selain mengatasi kerontokan, lidah buaya juga berfungsi sebagai kondisioner yang baik dan membuat rambut Anda halus dan berkilau. (Foto: sarangib/Pixabay)

1. Mengatasi rambut rontok dengan masker aloe vera

Aloe vera atau lidah buaya bekerja efektif untuk mengatasi masalah kulit dan rambut.

Lidah buaya mengandung enzim proteolitik yang memperbaiki sel kulit mati di kulit kepala.

Tak cuma itu, enzim proteolitik merangsang pertumbuhan rambut, mencegah gatal di kulit kepala, mengurangi ketombe, dan memperbaiki kondisi rambut secara keseluruhan.

Cukup ambil gel lidah buaya dari daun tanamannya atau bisa juga menggunakan produk aloe vera yang kini telah banyak dijual di pasaran.

Kemudian aplikasikan ke seluruh rambut terutama pada bagian kulit kepala. Biarkan selama 45 menit lalu bilas menggunakan air dingin.

2. Masker putih telur

Tak terbayang betapa amisnya aroma putih telur mentah jika diaplikasikan pada rambut.

Namun manfaatnya untuk rambut ternyata sangat besar.

Telur memberi nutrisi penting yang dibutuhkan agar rambut tumbuh sehat.

Putih telur mengandung sulfur, fosfor, dan protein sehingga cocok digunakan sebagai perawatan rambut di rumah.

Dengan asupan protein yang tepat terbukti meningkatkan kesehatan rambut, memperbaiki kerusakan, dan mengurangi kerontokan rambut.

Putih telur kaya sumber protein. Ini juga mengandung mineral seperti niasin, riboflavin, magnesium, kalium, dan natrium, yang semuanya membantu meningkatkan pertumbuhan rambut. (Foto: Jakub Kapusnak/FoodiesFeed)

Campur 1 putih telur dengan 1 sendok olive oil dan madu.

Kemudian kocok hingga rata. Aplikasikan campuran tersebut dari akar hingga ujung rambut.

Setelah dibiarkan selama 20 menit, bilas dengan air hangat dan keramas seperti biasa tanpa perlu menggunakan kondisioner.

Santan yang biasanya digunakan untuk masakan ternyata bisa bermanfaat untuk rambut. Kandungan protein, mineral, dan nutrisi penting lain menjadikannya ‘obat’ untuk menghentikan kerontokan rambut, mencegah kebotakan, dan meningkatkan pertumbuhan rambut. (Foto: Lebensmittelfotos/Pixabay)

3. Masker santan kelapa

Santan merupakan salah satu perawatan rumah terbaik untuk mengatasi rambut rontok.

Santan mengandung protein yang mendorong pertumbuhan rambut sehingga membuat rambut lebih tebal, cepat tumbuh, mengatasi kulit kepala kering dan gatal, memerangi kerontokan, serta membuat rambut lembut nan berkilau.

Aplikasikan santan pada seluruh bagian rambut dari akar hingga ujung sambil kulit kepala dipijat-pijat.

Pemijatan kepala akan meningkatkan sirkulasi darah.

Kemudian balut dengan handuk selama 20 menit. Setelah itu bilas seperti biasa tanpa kondisioner.

4. Kurangi aktivitas mewarnai rambut dan mencatok

Jangan sering-sering mengekspos rambut dengan bahan-bahan kimia seperti cat rambut atau memanaskan rambut dengan hair dryer, catokan lurus atau pengeriting, atau melakukan smoothing di salon.

Sekitar 40 persen wanita cenderung kehilangan lebih banyak rambut akibat aktivitas menata rambut seperti styling (catokan lurus/keriting, menge-blow) maupun pewarnaan rambut yang sering dilakukan. (Foto: Istockphoto/macniak)

Aktivitas tersebut sangat ‘menyiksa’ rambut yang efeknya bisa melemahkan akar rambut dan merusak batangnya.

Jika terpaksa harus melakukan styling rambut, atur pengering rambut di suhu yang lebih dingin dan rendah serta kurangi penggunaan catokan bersuhu tinggi.

Sementara apabila sudah telanjur mewarnai rambut kemudian menghadapi masalah rontok, berikan jeda pada rambut untuk menjauh dari produk-produk kimia dan alat penata rambut.

Jangan mewarnai rambut lebih dari satu atau dua warna lebih terang dari warna aslinya. Semakin parah perubahan warnanya, semakin tinggi bahan kimia yang dibutuhkan dan cenderung membuat rambut rusak.

Terlalu sering atau jarang keramas bisa jadi penyebab rambut rontok. Idealnya, keramaslah dua kali sehari untuk menghilangkan kotoran dan sebum (minyak) yang menyumbat kulit kepala (Foto: Istockphoto/Ivanko_Brnjakovic)

5. Jangan terlalu sering keramas

Keramas lah setidaknya dua hari sekali dengan sampo yang berbahan lembut. Keramas menghindarkan kulit kepala dari tersumbatnya folikel oleh debu, kotoran, minyak, dan bakteri.

Namun juga jangan terlalu sering keramas karena akan mengelupas kulit kepala, membuatnya kering dan kehilangan minyak alami yang berfungsi untuk proses tumbuhnya rambut.

Selain itu, hindari keramas dengan air panas. Air panas dapat mengelupas warna rambut dan memproduksi kelenjar minyak berlebih pada kulit kepala.

Keramas lebih baik menggunakan air bersuhu normal untuk membantu menghilangkan kotoran, mengencerkan sekresi kelenjar minyak, meningkatkan sirkulasi akar rambut, dan membuat rambut terlihat halus dan berkilau.

6. Perhatikan diet dan pola makan

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.