Begini Penjelasan Polisi Terkait Dua Jari Brigadir J Putus saat Terjadi Penembakan di Rumah Kadiv Propam

Editor : Sudianto Pane

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto((ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto((ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Polisi angkat suara soal pernyataan pihak keluarga bahwa dua jari Brigadir J putus usai menjadi korban penembakan di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto menjelaskan saat insiden terjadi, Brigadir J memegang senjata jenis HS dengan kedua tangannya.

Karenanya, kata Budhi, saat Bharada E melepaskan tembakan ke Brigadir J mengenai jari korban. Sebab, posisi tangan Brigadir J sedang memegang senjata.

.Baca : Penembakan di Rumah Kadiv Propam Menewaskan Satu Anggota Polisi

“Disampaikan pula tadi ada peluru yang kena ke jari Brigadir J itu sendiri yang kemudian tembus dan mengenai bagian tubuh yang lain,” kata Budhi di Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa (12/7).

“Jadi bukan karena ada potongan atau yang lain, tapi saya tegaskan semua luka yang ada pada tubuh Brigadir J berdasarkan hasil autopsi sementara berasal dari luka tembak,” imbuhnya.

Di sisi lain, Budhi menuturkan penyelidikan kasus polisi tembak polisi ini dilakukan menggunakan scientific crime investigation.

Dengan demikian, pengungkapan kasus berdasarkan alat bukti yang dikumpulkan oleh kepolisian. Hal ini sesuai dengan Pasal 184 KUHAP.

“Ada lima alat bukti yang harus dikumpulkan oleh Polri. Pertama transaksi, kedua keterangan ahli, ketiga ada surat atau dokumen, keempat petunjuk dan kelima keterangan terdakwa,” ucap Budhi.

“Jadi lima alat bukti ini sudah diatur dalam KUHAP dan kami tentunya akan berupaya secara scientific crime tersebut untuk mencari alat bukti yang memang diatur dalam KUHAP tersebut,” lanjutnya.

Sebelumnya, keluarga Brigadir J menyebut ada empat luka tembakan dan luka bekas sayatan di jenazah korban. Selain itu, dua jari Brigadir J juga dikabarkan putus.

“Yang luka tembak itu tiga di bagian dekat bahu lalu satunya di tangan,” kata Tante dari Brigadir J, Roslin mengutip detikcom, Senin (11/7).

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.