Pemerintahan Italia Dikabarkan Terancam Bubar

Editor: Redaksi

Italia kibarkan bendera setengah tiang sebagai tanda perkabungan atas meninggalnya 11 ribu lebih warga akibat virus corona. (Foto: ndtv.com)
Italia kibarkan bendera setengah tiang sebagai tanda perkabungan atas meninggalnya 11 ribu lebih warga akibat virus corona. (Foto: ndtv.com)

SURYAKEPRI.COM – Pemerintahan Italia terancam bubar setelah partai koalisi, Gerakan Bintang 5 (5-Star Movement), menolak ikut ambil bagian dalam mosi tidak percaya parlemen pada Kamis (14/7/2022).

Hal itu diungkapkan pemimpin partai Giuseppe Conte. Alhasil, pemerintahan Perdana Menteri Mario Draghi pun terancam karena kurangnya dukungan dalam mosi tidak percaya tersebut.

Partai koalisi lain pun telah memperingatkan bahwa mereka akan mundur dari pemerintah jika Bintang 5 memboikot pemungutan suara di Senat. Draghi juga mengatakan bahwa dia tidak akan memimpin pemerintahan tanpa partai Conte di dalamnya.

Keputusan partai itu berpotensi menjerumuskan Italia ke dalam ketidakpastian politik, berisiko merusak upaya untuk mengamankan miliaran euro dalam dana Uni Eropa, dan dapat mengarah pada pemilihan nasional lebih awal di musim gugur.

Conte mengatakan pemerintah harus berbuat lebih banyak untuk mengatasi masalah sosial yang berkembang di ekonomi terbesar ketiga zona euro itu.

“Saya memiliki ketakutan yang kuat bahwa September akan menjadi saat ketika banyak keluarga akan menghadapi pilihan yang mengerikan untuk membayar tagihan listrik mereka atau membeli makanan,” katanya, dikutip Reuters, Kamis (14/7/2022).

Meskipun demikian, dia tetap membiarkan pintu terbuka untuk diskusi lebih lanjut dengan Draghi dalam mengatasi perbedaan kebijakan.