Menkeu Sri Mulyani Sebut 60 Persen Negara Berpenghasilan Rendah Terancam Mati

Editor : Sudianto Pane

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati

SURYAKEPRI.COM – Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan 60 persen dari negara berpenghasilan rendah terancam mati.

Hal ini dikarenakan pandemi covid-19 membuat negara-negara di dunia mengalami kenaikan utang. Hal ini masih ditambah lagi dengan perang Rusia-Ukraina yang menyebabkan krisis beruntun.

Krisis beruntun ini menyebabkan tekanan besar pada negara kecil, negara yang keuangannya terbatas sedangkan harga minyak dan pangan semakin melonjak.

.Baca : Menkeu Sri Mulyani: Harga Pangan Bakal Terus Melonjak Hingga Akhir 2022

“Sekitar 60 persen negara berpenghasilan rendah sudah atau hampir mati,” ungkap Sri Mulyani dalam pembukaan Finance Ministers and Central Bank Governors (FMCBG) Meeting di Bali.

Menurutnya, kondisi buruk ini tidak hanya mengancam negara miskin, tetapi juga negara berkembang, meski kondisinya lebih baik.

Negara berkembang dikatakan memiliki potensi besar tak bisa membayar utang dalam satu tahun ke depan. Namun, Sri Mulyani tak menjabarkan lebih lanjut mana saja negara yang benar-benar sakit dan tak bisa membayar utang.