Pariwisata Mau Bangkit, Pemprov Kepri Minta Kebijakan VoA Diberlakukan 

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menganggap penghentian VoA sebagai sesuatu yang menghambat kebangkitan pariwisata di Kepri. (Liputan6.com/ Ajang Nurdin)
Gubernur Kepri Ansar Ahmad menganggap penghentian VoA sebagai sesuatu yang menghambat kebangkitan pariwisata di Kepri. (Liputan6.com/ Ajang Nurdin)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

KEPRI, SURYAKEPRI.COM –  Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad tak berhenti mengupayakan kebangkitan pariwisata di Kepri dalam rangka pemulihan perekonomian pascapandemi. Penghentian sementara bebas visa kunjungan dan visa kunjungan (Visa on Arrival) yang diberlakukan sejak 18 Maret 2020, dianggap Gubernur Ansar sebagai sesuatu yang menghambat kebangkitan pariwisata di Kepri.

Berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri, jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang masuk ke Provinsi Kepulauan Riau selama Mei 2022, tercatat sebanyak 23.842 kunjungan atau mengalami peningkatan hingga 101,93 persen dibanding bulan sebelumnya. Sementara itu, jika dibandingkan dengan Mei 2021, terjadi peningkatan sebesar 8.896,98 persen. Namun, menurut Gubernur Ansar untuk mencapai jumlah wisatawan seperti sebelum pandemi, masih banyak upaya yang harus dilakukan.

Seperti diketahui, berdasarkan Perpres Nomor 21 tahun 2016 tentang Bebas Visa Kunjungan, terdapat 169 negara, pemerintah wilayah administratif khusus suatu negara, dan entitas tertentu yang diberikan fasilitas pembebasan dari kewajiban memiliki visa kunjungan, termasuk Singapura dan Malaysia yang merupakan penyumbang jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Kepri.

Namun dengan mempertimbangkan pencegahan peningkatan penyebaran Virus Corona di wilayah Indonesia, maka pemerintah melalui Kementerian Hukum dan HAM mengeluarkan Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 8 tahun 2020 tentang Penghentian Sementara Bebas Visa Kunjungan dan Visa Kunjungan Saat Kedatangan serta Pemberian Izin Tinggal Keadaan Terpaksa yang ditetapkan tanggal 18 Maret 2020.

Dengan dikeluarkannya Permen tersebut, maka Perpres 26 tahun 2016 sementara tidak berlaku dan secara tidak langsung berpengaruh pada minat wisatawan untuk berkunjung ke Kepri  walau pintu pariwisata telah dibuka.

Gubernur Ansar, dengan mempertimbangkan penanganan pandemi Covid-19 di Kepri yang terbilang cukup sukses dimana status yang mulai membaik, rendahnya jumlah kasus, serta capaian vaksinasi yang baik, bertemu langsung dengan Plt. Direktur Jenderal Imigrasi Widodo Ekatjahjana di Jakarta, Rabu (20/7/2022).

Kebangkitan Pariwisata Kepri

Gubernur Kepri Ansar Ahmad di hadapan Dirjen Imigrasi dan Direktur Lalu Lintas Keimigrasian Amran Aris serta Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Kepri Morina Harahap meminta, agar bebas visa kunjungan dan visa kunjungan saat kedatangan (Visa on Arrival) sesuai Perpres 21/2016 diberlakukan kembali seperti sebelum pandemi Covid-19.

“Ini saya juga meneruskan aspirasi dari para pelaku pariwisata di Kepri dimana merekalah yang paling terdampak saat pandemi. Dengan diberlakukannya kembali Perpres 21/2016 itu nantinya akan makin mendongkrak minat wisman yang semakin menunjukkan tren positif belakangan ini,” ujar Gubernur Ansar.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.