Deolipa Minta Bayaran Rp 15 Triliun ke Bareskrim Polri Imbas Pencabutan Surat Kuasa dari Bharada E

Editor: Redaksi

Deolipa Yumara (kanan) Foto: Dok. detikcom
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Bharada E beberapa kali berganti kuasa hukum berimbas mantan pengacaranya yang terakhir, Deolipa Yumara meminta bayaran (fee) sebanyak Rp 15 triliun setelah kuasanya dicabut.

Sebelumnya, Deolipa menjadi pengacara Bharada E bersama Mohammad Boerhanuddin kasus pembunuhan Brigadir J. Namun kini surat kuasa keduanya telah dicabut.

Deolipa lantas meminta bayaran Rp15 triliun dari Bareskrim Polri imbas pencabutan surat kuasa tersebut. Alasannya meminta bayaran sebanyak Rp15 triliun karena merasa ditunjuk oleh negara.

“Ini kan penunjukan dari negara, dari Bareskrim. Tentunya saya minta fee saya dong. Saya akan minta jasa saya sebagai pengacara yang ditunjuk negara. Saya minta Rp 15 triliun. Supaya saya bisa foya-foya,” terang Deolipa kepada wartawan, Jumat (12/8).

Deolipa juga menyebut bakal mengajukan gugatan apabila hal tersebut tidak dipenuhi. Semua pihak akan dia gugat, mulai dari jajaran kepolisian hingga presiden dan menteri.

“Ya kan kita ditunjuk negara, negara kan kaya. Masa kita minta Rp15 triliun enggak ada. Ya kalau nggak ada, kita gugat, catat aja. Kapolri kita gugat, semua kita gugat. Presiden, Menteri, Kapolri, Wakapolri, semuanya kita gugat supaya kita dapat ini kan sebagai pengacara, secara perdata, Rp15 triliun,” tegasnya.

Lebih lanjut, Deolipa menyebut akan mengajukan gugatan secara perdata ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

“Perdata bisa ke PTUN, bisa secara perdata,” ujarnya.

Bharada Richard Elliezer atau Bharada E merupakan salah satu tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J.

Setelah dicabutnya surat kuasa Deolipa dan Boerhanuddin, kini ajudan eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo itu menunjuk Ronny Talapessy sebagai kuasa hukum barunya.

Ronny menyebut dirinya ditunjuk secara langsung oleh keluarga dari Bharada E dan resmi menjadi kuasa hukum sejak Rabu (10/8).

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.