Bareskrim Polri Limpahkan Berkas Perkara 4 Tersangka Kasus ACT ke Kejaksaan Agung

Editor : Sudianto Pane

Aktivitas kantor ACT Jakarta pasca pencabutan izin. ©2022 Merdeka.com/Rahmat Baihaqi
Aktivitas kantor ACT Jakarta pasca pencabutan izin. ©2022 Merdeka.com/Rahmat Baihaqi
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Bareskrim Polri telah melimpahkan berkas perkara tahap satu keempat tersangka kasus dugaan penyelewengan dana donasi di Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) ke Kejaksaan Agung.

“Empat tersangka sudah tahap 1 Senin kemarin,” kata Kasubdit IV Dittipideksus Bareskrim Polri Kombes Andri Sudarmaji saat dikonfirmasi, Selasa (16/8/2022).

Adapun empat tersangka tersebut adalah Presiden ACT Ibnu Khajar, mantan Presiden ACT Ahyudin, serta petinggi ACT Hariyana Hermain dan Novariandi Imam Akbari.

.Baca : Bareskrim Polri Sebut Aliran Dana Rp10 M dari Yayasan ACT ke Koperasi Syariah 212 untuk Bayar Utang

Sebelumnya, Bareskrim Polri telah menetapkan Presiden ACT Ibnu Khajar dan mantan Presiden ACT Ahyudin sebagai tersangka kasus dugaan penggelapan dana donasi. Ahyudin dan Ibnu Khajar serta dua tersangka lainnya terancam hukuman 20 tahun penjara.

“Kalau TPPU sampai 20 tahun,” kata Wadirtipideksus Bareskrim Polri Kombes Helfi Assegaf di Mabes Polri, Jakarta, Senin (25/7).

Sementara itu, tersangka Hariyana Hermain merupakan salah satu pembina ACT dan memiliki jabatan tinggi lain di ACT, termasuk mengurusi keuangan. Adapun tersangka lain, yakni Novariandi Imam Akbari (NIA), selaku Ketua Dewan Pembina ACT.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.