Komisi II DPR Kritik Usulan Ketua KPU Agar Pilkada Dipercepat September 2024

Editor : Sudianto Pane

Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Saan Mustopa. (dok: www.nasdem.id)
Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Saan Mustopa. (dok: www.nasdem.id)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Komisi II DPR mengkritik usulan Ketua KPU Hasyim Asyari agar pemilihan kepala daerah atau pilkada dipercepat menjadi September 2024. Wakil Ketua Komisi II DPR Saan Mustopa menilai KPU tak konsisten terkait usulan itu.

“Nggak konsisten dengan argumentasi yang sebelumnya,” kata Saan Mustopa kepada wartawan, Jumat (26/8/2022).

Saan menyebut kesepakatan antara Komisi II DPR dan KPU soal pilpres digelar Februari 2024 yakni agar tak mepet dengan pelaksanaan pilkada pada November. Dia mengungkit kesepakatan itu diambil dari mulanya pilpres direncanakan digelar pada Mei 2024, tetapi dinilai terlalu dekat rentang waktunya dengan pilkada pada November.

.Baca : Presiden Jokowi di Sidang MPR: Saya Ingatkan, Jangan Ada Lagi Politisasi Agama di Pemilu 2024

“Salah satu alasan KPU, salah satu pertimbangannya, karena jarak Mei ke November terlalu dekat, sehingga ada potensi tahapan yang bisa tumpang tindih dengan tahapan yang sedang berlangsung di pemilu dengan tahapan di pilkada. Sekarang kan pemilunya kita sudah sepakati Februari,” kata Saan.

“Kalau ditarik ke September kan nanti sama saja dengan pertimbangan dulu kalau Mei ke November. Artinya jaraknya kan sama,” imbuhnya.

Saan menegaskan kesepakatan soal pilpres digelar Februari sedangkan pilkada pada November agar tak ada tahapan yang tumpang tindih. Pun, kata dia, secara teknis pelaksanaannya akan ada konsekuensi lantaran kedua gelaran pesta demokrasi tersebut digelar pada jarak berdekatan.

“Secara waktu teknis juga terlalu mepet. Nanti banyak konsekuensi,” imbuhnya.

Ketua KPU Usul Pilkada September 2024

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.