Polisi Akan Menindaklanjuti Konten Prank KDRT Baim Wong

Editor: Redaksi

Baim Wong
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Tindakan pasangan suami istri Baim Wong dan Paula Verhoeven yang membuat video gurauan atau prank ke polisi soal kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) disebut sudah mengarah pada tindak pidana. Polisi akan menindaklanjuti konten prank tersebut.

Menurut Kasie Humas Polres Jakarta Selatan AKP Nurma Dewi, konten Baim Wong dan Paula yang membuat laporan polisi palsu itu diatur dalam Pasal 220 KUHP.

“Mengarah 220 [Pasal 220 KUHP] soal laporan palsu. Mengarah, mengarah betul. Pidana itu karena kan dia bohong, lain kalau betulan,” ujar Nurma saat dikonfirmasi, Senin (3/10).

Nurma mengatakan polisi kemungkinan bakal memanggil Baim dan Paula untuk mengonfirmasi hal tersebut. Ia menegaskan laporan polisi semestinya bukan untuk main-main.

“Nanti kami koordinasikan lagi. Dia telah melakukan pemalsuan laporan. Itu kan bohong walaupun bilangnya prank. Kan enggak bisa main-main apalagi kejadiannya bohong,” kata dia.

Pasal 220 KUHP menyatakan, “barang siapa memberitahukan atau mengadukan bahwa telah dilakukan suatu perbuatan pidana padahal mengetahui bahwa itu tidak dilakukan, diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan.”

Sebelumnya, Baim dan Paula mengunggah video prank yang berisi laporan palsu ke polisi tentang KDRT. Video itu pun dikritik publik.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.