Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Resmi Tahanan Kejagung

Editor : Sudianto Pane

obstruction of justice kasus Brigadir J resmi menjadi tahanan Kejaksaan Agung. (Arsip Kejaksaan Agung)
Seluruh tersangka pembunuhan berencana dan obstruction of justice kasus Brigadir J resmi menjadi tahanan Kejaksaan Agung. (Arsip Kejaksaan Agung)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Seluruh tersangka pembunuhan berencana dan obstruction of justice di kasus Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J resmi menjadi tahanan Kejaksaan Agung (Kejagung) usai dilimpahkan penyidik Bareskrim Polri.

Kelima tersangka pembunuhan berencana dan tujuh tersangka obstruction of justice kini sudah mengenakan rompi berwarna merah milik Kejagung.

Ferdy Sambo beserta Putri Candrawathi tercatat lebih dahulu meninggalkan kawasan Kejagung pada pukul 12.57 WIB. Sambo dibawa menuju Rumah Tahanan Mako Brimob dengan menggunakan kendaraan taktis.

.Baca : Kejagung: Ferdy Sambo Ditahan di Mako Brimob, Putri di Rutan Salemba

Putri Candrawathi hanya ditampilkan sebentar kepada awak media sebelum dikeluarkan lewat pintu lainnya. Kejagung saat ini menempatkan Putri di Rutan Salemba, Jakarta Pusat.

Setelahnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejagung menampilkan tersangka Kuat Ma’ruf dan Bripka Ricky Rizal secara bersamaan. Sedangkan Bharada Richard Eliezer menjadi tersangka pembunuhan berencana terakhir yang ditampilkan ke publik.

Ketiganya kemudian kembali ditempatkan di Rutan Bareskrim Polri sebagai tahanan Kejagung.

Selanjutnya, JPU menampilkan dua tersangka obstruction of justice yakni Brigjen Hendra Kurniawan dan Kombes Agus Nur Patria. Keduanya ditempatkan Kejagung di Rutan Mako Brimob.

Sementara empat tersangka terakhir ditampilkan Kejagung secara bersamaan. Kompol Baiquni Wibowo, Kompol Chuck Putranto, dan AKP Irfan Widyanto diserahkan ke Rutan Bareskrim Polri. Sedangkan untuk AKBP Arif Rahman Arifin dititip di Rutan Mako Brimob.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.