Sebelum Melakukan Testpack, Inilah Ciri-Ciri Wanita yang Sedang Hamil Muda

Editor: Redaksi

Mual-mual merupakan salah satu ciri wanita yang sedang hamil muda. (Pixabay)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Kehamilan dapat diketahui bahkan sebelum wanita mengalami terlambat menstruasi. Namun, banyak wanita yang tidak menyadari kalau dirinya tengah hamil karena gejala hamil yang dialaminya menyerupai gejala menjelang menstruasi. Selain itu, ciri-ciri hamil muda pada setiap wanita bisa saja berbeda.

Ciri-Ciri Hamil Muda

Cara paling akurat untuk mendeteksi kehamilan adalah dengan melakukan testpack yang diikuti dengan pemeriksaan USG. Meski demikian, wanita juga bisa mengatahui kehamilan dengan mengamati ciri-ciri hamil muda berikut ini:

1. Terlambat menstruasi

Telat haid merupakan ciri-ciri hamil muda yang paling jelas dan umum terjadi.

Setelah pembuahan terjadi, tubuh wanita akan memproduksi human chorionic gonadotropin (hCG) yang menghentikan ovulasi. Hal ini berarti siklus menstruasi wanita akan berhenti dan ia  tidak akan mengalami menstruasi lagi sampai setelah bayi lahir.

Namun, telat haid tidak selalu merupakan tanda kehamilan. Wanita juga dapat mengalami telat haid karena stres, olahraga berlebihan, diet ketat, ketidakseimbangan hormon, dan memiliki kondisi medis tertentu yang dapat menyebabkan menstruasi tidak teratur.

2. Mual

Ciri-ciri hamil muda lainnya yang cukup umum terjadi adalah mual. Keluhan ini tidak hanya muncul pada pagi hari, tetapi juga bisa pada siang maupun malam hari. Mual juga dapat disertai dengan muntah.

Selain karena perubahan hormon, mual pada wanita hamil juga dapat dipicu oleh aroma dan bau tertentu.

3. Nyeri payudara

Di awal kehamilan, payudara dapat terasa lebih penuh, lebih besar, dan nyeri saat disentuh. Selain itu, areola (area berwarna hitam di sekitar puting) juga tampak lebih gelap dan membesar.

Nyeri payudara saat hamil muda disebabkan oleh meningkatnya kadar progesteron dalam tubuh. Ciri-ciri hamil muda ini dapat berlanjut selama kehamilan atau mereda setelah trimester pertama kehamilan.

4. Kram dan pendarahan ringan

Pendarahan ringan di awal kehamilan terjadi karena proses penempelan atau melekatnya embrio pada dinding rahim (implantasi). Kram dan pendarahan ringan umumnya terjadi sekitar 10–14 hari setelah pembuahan.

Pendarahan implantasi kerap kali terjadi berdekatan dengan jadwal menstruasi. Oleh karena itu, tidak sedikit wanita yang salah menafsirkan pendarahan implantasi dengan menstruasi.

Namun, ada perbedaan antara pendarahan implantasi dan menstruasi. Darah yang keluar pada pendarahan implantasi berupa bercak, warnanya lebih cerah, serta hanya berlangsung selama 1–3 hari. Kram atau nyeri yang dirasakan juga lebih ringan dan berlangsung lebih singkat.

5. Mudah lelah

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.