Dalam Menutup 24 Masjid, Politisi Sayap Kanan Minta Lebih

Editor: Redaksi

Salah satu masjid yang berada di Prancis.
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Politisi sayap kanan Prancis, Marine Le Pen, menuntut lebih banyak masjid ditutup di negara itu. Dalam laporan kantor berita Anadolu yang dilansir dari Middle East Monitor, dalam dua tahun terakhir Prancis telah menutup 24 masjid atas perintah Menteri Dalam Negeri, Gerald Darmanin.

Dalam sebuah wawancara dengan saluran TV Prancis, BFMTV , Marine Le Pen mengatakan, “Dia (Darmanin) menutup sebuah masjid di sana, sebuah masjid di sini. Dia sesekali memecat seorang pengkhotbah, tetapi dia harus menutup semua masjid ekstremis di tanah kami.” Ditanya tentang kriteria penutupan, Marine Le Pen juga mengatakan semua Muslim yang memiliki retorika radikal harus dideportasi.

Pada Agustus tahun lalu, otoritas konstitusional tertinggi Prancis menyetujui undang-undang anti-separatisme yang kontroversial yang telah dikritik karena memilih Muslim. RUU itu disahkan oleh Majelis Nasional pada musim panas lalu, meskipun ada tentangan kuat dari anggota parlemen sayap kanan dan kiri.

Menyinggung persidangan Menteri Kehakiman Eric Dupond-Moretti yang akan datang, dalam kasus konflik kepentingan, Marine Le Pen menuntut Presiden Emmanuel Macron mencopotnya dari jabatannya.

Selain itu, soal penyelidikan terhadap Alexis Kohler, Sekretaris Jenderal Elysee, atas tuduhan konflik kepentingan, Le Pen bertanya, “Apakah Emmanuel Macron ingin membuat seseorang yang dicurigai memiliki konflik kepentingan dalam posisi kritis seperti itu?”

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.