Indra Kenz Dituntut 15 Tahun Penjara

Editor: Redaksi

Indra Kenz/Foto: Palevi/detikhot
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Kepala Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan Silpia Rosalina menyatakan Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan telah menuntut hukuman 15 tahun penjara terhadap terdakwa Indra Kesuma alias Indra Kenz atas perkara penipuan investasi opsi biner Binomo.

Persidangan berlangsung  malam hari pukul 18.25 WIB di Pengadilan Negeri Tangerang jalan Taman Makam Pahlawan Taruna  Sukasari,  Tangerang Rabu, 5 Oktober  2022. “Pembacaan tuntutan selesai pukul 19.40 WIB berjalan lancar dan aman,” kata Silpia, Kamis 6 Oktober  2022.

Pengadilan Negeri Tangerang melalui Humas Hakim Arif Budi Cahyono mengatakan persidangan berlangsung  hingga malam hari karena karena panjang pembacaan tuntutannya. Selanjutnya PN Tangerang  mengagendakan sidang  pledoi/pembelaan dari terdakwa Indra Kesuma alias Indra kenz tanggal 10 Oktober 2022 mendatang.

Sidang yang dipimpin  Ketua Majelis Hakim Rakhman Rajagukguk dengan dua anggota majelis yakni Hanry Hengky Suatan dan Lucky Lombot Kalalo itu diikuti Indra Kenz secara  Daring dari Rumah Tahanan Salemba, Jakarta. Adapun  Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Tangerang hadir dalam persidangan di PN Tangerang  yaitu Primayuda Yutama, Tommy Desatria, Muhammad Agra dan  Syafiquddin Yusuf.

Silpia mengatakan setelah sidang pledoi dijadwalkan  pembacaan replik dari Jaksa Penuntut Umum tanggal 12 Oktober 2022 dan Pembacaan Duplik dari Terdakwa tanggal 14 Oktober 2022.

Amar Tuntutan Jaksa Penuntut Umum

1. Menyatakan terdakwa Indra Kesuma alias Indra Kenz telah terbukti sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam transaksi Elektronik dan Pencucian Uang sebagaimana diatur dalam Pasal 45A ayat (1) Jo Pasal 28 ayat (1) Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan Pasal 3 Undang-undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang sebagaimana dakwaan.

2. Menjatuhkan pidana penjara selama 15 (lima belas) tahun dikurangi selama masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani.

3. Menjatuhkan pidana tambahan berupa denda sebesar Rp. 10 miliar bila mana tidak dibayar diganti pidana kurungan selama 12  bulan.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.