Sering Makan Gorengan Bisa Menyebabkan Panas Dalam, Mitos Atau Fakta?

Editor: Redaksi

Gorengan. (Pixibay)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Sebelum membahas kaitan gorengan dengan panas dalam, kamu perlu tahu dulu nih kalau panas dalam itu bukan penyakit dan tidak ada di dalam dunia medis. Panas dalam merupakan sekumpulan gejala yang timbul dari keluhan di tenggorokan atau sebagai tanda adanya infeksi bakteri dan virus di dalam tubuh.

Beberapa gejala yang sering dikaitkan dengan panas dalam adalah sakit tenggorokan, bibir pecah-pecah, sariawan, tenggorokan terasa kering dan gatal, serta sakit saat menelan.

Kaitan Makan Gorengan dengan Panas Dalam

Sering makan gorengan bisa saja memicu panas dalam. Ini karena sebelum bisa dinikmati, gorengan perlu digoreng dalam minyak yang panas dan banyak. Biasanya, makanan ini disantap saat baru matang dan masih dalam kondisi panas.

Nah, konsumsi makanan yang masih panas dan berminyak, apalagi jika jumlahnya banyak, bisa meningkatkan risiko sakit tenggorokan. Tekstur gorengan yang keras dan kering juga bisa saja mengiritasi tenggorokan, sehingga menimbulkan gejala-gejala panas dalam.

Risiko panas dalam bisa semakin tinggi apabila kamu makan gorengan yang tidak terjamin kebersihannya, terlebih kalau sistem imun tubuhmu dalam keadaan lemah. Akibatnya, bakteri atau virus penyebab sakit tenggorokan bisa dengan mudah menginfeksi tubuh.

Selain panas dalam, mengonsumsi gorengan dalam jumlah yang berlebihan bisa memicu peningkatan berat badan, obesitas, dan hiperkolesterolemia. Kalau kondisi ini dibiarkan begitu saja, risiko terjadinya penyakit jantung dan stroke bisa semakin tinggi.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.