BI Sebut Orang Mulai Ngerem Ambil Kredit Bank

Editor: Redaksi

BANK INDONESIA (Nikkei Asian)
BANK INDONESIA (Nikkei Asian)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Kenaikan agresif suku bunga Bank Indonesia (BI) mulai berdampak kepada psikologis masyarakat, dan mempengaruhi jumlah penyaluran kredit baru perbankan. Tren penyaluran kredit baru terpantau menurun pada kuartal ketiga tahun 2022.

Hal ini dibuktikan dari Hasil Survei Perbankan Bank Indonesia, di mana meski terlihat tumbuh positif, tetapi tren penyaluran kredit baru pada kuartal III-2022 lebih rendah dari periode kuartal sebelumnya.

Nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) kredit baru pada kuartal lalu sebesar 88,1%, turun dari 96,9% di kuartal II-2022.

Selanjutnya, pada kuartal IV 2022, penyaluran kredit baru diprakirakan tumbuh lebih tinggi, terindikasi dari SBT prakiraan penyaluran kredit baru sebesar 90,0%.

Berdasarkan jenis penggunaan, melambatnya pertumbuhan kredit baru pada kuartal lalu terjadi pada mayoritas jenis kredit, modal kerja, dengan SBT sebesar70,3% dan kredit investasi (SBT 81,4%).

Sementara itu, kredit konsumsi dengan SBT mencapai 76,5%, tumbuh lebih tinggi didorong oleh hampir seluruh jenis kredit konsumsi, kecuali kartu kredit yang tumbuh melambat.

Sebelumnnya pada Kamis kemarin, BI kembali menaikkan suku bunga acuannya sebesar setengah poin persentase atau 50 basis poin (bp) menjadi 4,75%.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.