FSPMI Usul UMK Karimun Tahun 2023 Sebesar Rp 3.961.817

Ketua Dewan Pengupahan Kabupaten Karimun, Ruffindy Alamsjah tengah memimpin rapat pembahasan UMK Karimun Tahun 2023, Selasa (29/11/2022). Foto Suryakepri.com/Dok FPSMI Kabupaten Karimun

FSPMI Usul UMK Karimun Tahun 2023 Sebesar Rp 3.961.817

KARIMUN, SURYAKEPRI.COM – Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Cabang Kabupaten Karimun mengusulkan besaran Upah Minimum Kabupaten (UMK) Karimun Tahun 2023 sebesar Rp 3.961.817 atau naik sebesar Rp 613.052 dari UMK Karimun Tahun 2022 sebesar Rp 3.348.765.

Usulan tersebut disampaikan Ketua SPAI-FSPMI Kabupaten Karimun, Muhamad Fajar bersamaan dengan rapat pembahasan UMK Karimun Tahun 2023 oleh Dinas Tenaga Kerja dan Industri Kabupaten Karimun, Selasa (29/11/2022).

Surat FSPMI terkait usulan besaran UMK Karimun Tahun 2023. Foto Suryakepri.com/Dok FPSMI Kabupaten Karimun

“Benar, kami mengusulkan besaran UMK Karimun Tahun 2023 sebesar Rp 3.961.817. Usulan tersebut kami sampaikan melalui surat resmi ditujukan kepada Ketua Dewan Pengupahan Kabupaten Karimun,” ujar Muhamad Fajar, Selasa.

Baca juga: Aturan Baru Menaker: UMP 2023 Tidak Boleh Naik Lebih dari 10 Persen

Perihal usulan besaran UMK Karimun Tahun 2023 tersebut, Fajar menyebutkan sudah melalui pertimbangan matang di internal FSPMI Cabang Kabupaten Karimun.

Ia mengklaim angka usulan tersebut sudah mengacu pada besaran inflasi dan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kepri sepanjang tahun 2022 sebesar 13 persen.

Selain itu, Fajar juga mengatakan, pihaknya turut meminta Gubernur Kepri yakni Ansar Ahmad untuk menetapkan besaran UMK Provinsi Kepri Tahun 2022 yang saat ini tengah berperkara di Pengadilan Tata Usaha Negeri (PTUN) Tanjungpinang sebesar 5,1 persen.