Pimpinan DPRD Batam Tinjau Lahan Perumahan Marchelia Tahap II, Desak BP Batam Beri Solusi

Pimpinan DPRD Kota Batam yakni Ketua Nuryanto dan Ketua Komisi I Lik Khai serta Subiyanto, Selasa (29/11/2022) meninjau lokasi Perumahan Marchelia Tahap II
Pimpinan DPRD Kota Batam yakni Ketua Nuryanto dan Ketua Komisi I Lik Khai serta Subiyanto, Selasa (29/11/2022) meninjau lokasi Perumahan Marchelia Tahap II

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Pimpinan DPRD Kota Batam yakni Ketua Nuryanto dan Ketua Komisi I Lik Khai serta Subiyanto, Selasa (29/11/2022) meninjau lokasi Perumahan Marchelia Tahap II yang dibeli warga sejak tahun 2001 namun kini dikuasai oleh pengembang baru.

Dalam kunjungan ke lokasi ini pimpinan DPRD Kota Batam langsung melihat lokasi lahan kosong yang kini dikuasi pengembang baru meski dahulu kapling-kapling lahan tersebut telah dibeli warga dan sedikitnya 30 rumah sudah ditempati warga namun tidak bisa membayar UWTO.

Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto mengatakan cek lokasi ini merupakan lanjutan dari rapat dengar pendapat (RDP) yang digelar DPRD Kota Batam sehari sebelumnya namun tidak dihadiri oleh pihak pengembang.

“Intinya kita mencari solusi. pengusaha itu rajyat juga dan warga rakyat juga. Di sini ada peran BP Batam sehingga kami akan mencari tahu mengapa alokasi lahan milik warga ini dialihkan ke pengembang. Kan tidak mungkin hak masyarakat ini diabaikan,” kata Nuryanto.

Nuryanto berharap para pihak dan pengembang tidak berpikiran sendiri karena DPRD merupakan wakil semua yang akan mendudukan masalah sehingga ada solusi dalam menghadapi masalah yang dihadapi rakyat.

DPRD Kota Batam, kata Nuryanto, tidak akan membiarkan rakyat menyelesaikan masalahnya sendiri sehingga terjadi gangguan sosial sehingga diperlukan kehadiran pemerintah dalam hal ini DPRD di sini.

“Kita akan RDP ulang dan pihak BP Batam yang tahu persis persoalan ini yang diberi kewenangan mengalokasikan lahan di seluruh kota Batam harus diperjelas. Kita tidak ingin membiarkan rakyat dengan problemnya sendiri,” kata Nuryanto.

Terkait aktivitas pengembang saat ini, Nuryanto minta semua pihak tidak melakukan kegiatan di lokasi. DPRD merekomendasikan hal ini ke BP Batam untuk menindaklanjuti ke Ditpam agar masyarakat tidak berantuk dengan pengembang saat ini.

Pimpinan DPRD Kota Batam yakni Ketua Nuryanto dan Ketua Komisi I Lik Khai serta Subiyanto, Selasa (29/11/2022) meninjau lokasi Perumahan Marchelia Tahap II
Pimpinan DPRD Kota Batam yakni Ketua Nuryanto dan Ketua Komisi I Lik Khai serta Subiyanto, Selasa (29/11/2022) meninjau lokasi Perumahan Marchelia Tahap II

Anggota DPRD Kota Batam Subiyanto berharap segera ada solusi. Dikatakan, sebagai anggota dewan yang juga warga atau korban dalam kasus lahan ini, Subiyanto berharap pemerintah serius menyelesaikan persoalan ini. “Rumah liar digusur aja susah, apalagi ini rumah bener-bener dibeli,” ujarnya.

Ketua Komisi I DPRD Batam Lik Khai mengatakan, persoalannya sudah jelas dan dalam hal ini tanggungjawab besarnya ada di BP Batam. “Inikan suasana investasi yang tidak bagus. Ini saya lihat kedua belah pihak (pengembang dan warga) dirugikan oleh tidak bertanggungjawabnya pihak BP,” ujar politisi kawakan ini.

“Kita berharap BP segera bisa menyelesaikan masalah ini. DPRD Kota Batam segera memanggil kembali semua pihak dan warga terimbas karena mereka sudah pegang PL kok,” ujarnya.

BACA: Batam Dinobatkan sebagai Kota Infromatif, Rudi: Teruslah Memberikan Pelayanan Terbaik ke Masyarakat

BACA:Permudah Perizinan Usaha, Kepala BP Batam Pangkas Perizinan Pelabuhan