Edy Rahmayadi Sebut Gara-gara Banyak Orang Merokok Membuat Inflasi di Sumut

Editor: Redaksi

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi

SURYAKEPRI.COM – Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengatakan salah satu faktor kenaikan harga barang atau inflasi di daerahnya adalah terlalu banyak orang merokok.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dibagikan Edy, rokok kretek filter menempati urutan ketiga daftar komoditas penyumbang inflasi. Rokok kretek filter menyumbang 0,23 persen terhadap inflasi Sumatera Utara.

“Penyumbang inflasi ini klasik, bensin, angkutan udara, kretek, terlalu banyak merokok orang di sini, beras, angkutan dalam kota,” kata Edy dalam rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi daerah yang digelar secara hibrida di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin (5/12).

Edy berkata kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) juga mempengaruhi inflasi di Sumatera Utara. Komoditas itu menyumbang 1,15 persen inflasi di Sumatera Utara.

Komoditas lain yang menyumbang inflasi di Sumatera Utara menurut Edy adalah angkutan udara (0,25 persen), beras (0,21 persen), dan angkutan dalam kota (0,21 persen).