Akreditasi RSUD Embung Fatimah, Jefridin : Jadikan Motivasi Peningkatan Layanan Kesehatan

Editor : Sudianto Pane

Sekda Kota Batam Jefridin Hamid  saat membuka survei akreditasi Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah secara daring di Ruang Kerja Sekda Lt. II Kantor Wali Kota Batam, Senin (5/12).
Sekda Kota Batam Jefridin Hamid  saat membuka survei akreditasi Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah secara daring di Ruang Kerja Sekda Lt. II Kantor Wali Kota Batam, Senin (5/12).

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Akreditasi rumah sakit merupakan suatu wadah bentuk pengakuan bahwa rumah sakit telah memenuhi standar yang dilakukan dalam upaya menilai peningkatan mutu pelayanan rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Proses akreditasi ini merupakan implementasi dari pada Amanat Undang-Undang No. 44 Tahun 2009 tentang rumah sakit yang rutin dilaksanakan 3 tahun sekali.

Hal ini dikemukakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam Jefridin Hamid mewakili Wali Kota Batam Muhammad Rudi, saat membuka survei akreditasi Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah secara daring di Ruang Kerja Sekda Lt. II Kantor Wali Kota Batam, Senin (5/12).

.Baca : Percepat Pertumbuhan Ekonomi Batam, Rudi Terus Gesa Proyek Pembangunan

“Pemko Batam sangat mendukung proses akreditas rumah sakit yang dilakukan per 3 tahun ini, karena nantinya hasil dari survei tim KARS ini akan menjadi dasar Pemko Batam melakukan evaluasi kinerja RSUD,” paparnya.

Menurut Jefridin, Pada tahun 2019 lalu, rumah sakit yang terletak di Kecamatan Batu Aji ini juga telah mendapatkan akreditasi Paripurna. Hal itu menjadi prestasi bagi RSUD Embung Fatimah karena telah mampu mendapatkan predikat bergengsi bagi rumah sakit dengan cara menjaga kualitas pelayanan kesehatan.

“Saya minta kepada seluruh jajaran RSUD dapat mempertahankan akreditasi sebelumnya serta mampu memberikan pelayanan terbaik, tidak hanya ingin mendapatkan penilaian akreditasi ini saja tetapi harus berkelanjutan sebagaimana harapan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan sertifikat akreditasi ini merupakan syarat wajib yang harus dipenuhi oleh rumah sakit dalam melayani program JKN-KIS yang bekerja sama BPJS Kesehatan.