13 Ribu Kematian Terkait Covid-19 Dalam Sepekan di China

Editor: Redaksi

Jalan terlihat sepi di Chengdu, provinsi Sichuan. (Future Publishing/Getty Images)

SURYAKEPRI.COM – China mencatat setidaknya terjadi 13 ribu kematian terkait Covid-19 dalam sepekan di rumah sakit, atau kurun waktu 13-19 Januari 2023.

Melansir dari AFP, CDC China dalam pernyataannya pada Sabtu (21/10) menyatakan setidaknya ada 681 pasien di rumah sakit yang tewas karena kegagalan pernapasan akibat infeksi virus corona, dan 11.977 tewas karena komplikasi penyakit dengan infeksi Covid-19 selama periode itu.

Angka tersebut belum termasuk dengan kemungkinan jumlah korban tewas di luar perawatan rumah sakit.

Perusahaan analis, Airfinity, mengestimasi kasus kematian harian Covid di China akan mencapai puncaknya sekitar 36 ribu selama musim libur Imlek.

Perusahaan itu juga memperhitungkan setidaknya lebih dari 600 ribu orang tewas terkait virus corona di China sejak negara yang dipimpin Xi Jinping itu menghentikan kebijakan zero-Covid pada Desember 2022 lalu.

Zunyou mengatakan “gelombang epidemi saat ini telah menginfeksi sekitar 80 persen orang” di negara berpenduduk 1,4 miliar orang tersebut.

Klaim tersebut muncul di tengah tingginya perjalanan yang terjadi di periode liburan Tahun Baru Imlek yang kadang dijuluki sebagai ‘migrasi manusia terbesar di dunia.’ Tingginya mobilitas orang-orang tersebut dikhawatirkan dapat menyebarkan virus ke pedesaan dan menyebabkan gelombang infeksi kedua.

Meski demikian, Wu di akun media sosial pribadinya mengatakan gelombang infeksi kedua kemungkinan tidak akan terjadi karena sebagian besar orang sudah sadar akan Covid-19 sehingga mereka telah melakukan proteksi.