WNI Lecehkan Wanita Dihukum di Saudi, Keluarga Minta Bantuan Presiden Jokowi

Editor: Redaksi

Jemaah mengelilingi Kakbah di Masjidil Haram di kota suci Mekkah, Saudi, pada hari pertama hari raya Idul Adha yang dirayakan oleh umat Islam di seluruh dunia, pada 20 Juli 2021.(AFP via VOA INDONESIA)
Jemaah mengelilingi Kakbah di Masjidil Haram di kota suci Mekkah, Saudi, pada hari pertama hari raya Idul Adha yang dirayakan oleh umat Islam di seluruh dunia, pada 20 Juli 2021.(AFP via VOA INDONESIA)

SURYAKEPRI.COM – Warga negara Indonesia (WNI) dihukum penjara selama dua tahun dan denda sebesar 50 ribu Riyal di Arab Saudi atas tuduhan pelecehan seksual terhadap perempuan Lebanon saat umrah.

Keluarga meminta Presiden Joko Widodo untuk membantu hukuman Muhammad Said agar dapat diringankan.

“Kami meminta kepada bapak presiden agar membantu adik saya, karena dia tidak melakukan perbuatan itu (pelecehan seksual),” kata Kakak Muhammad Said, Rosmini kepada CNNIndonesia.com, Senin (23/1).

Pihak keluarga meminta agar pemerintah Indonesia memberikan bantuan hukum kepada Muhammad Said sehingga hukumannya selama dua tahun penjara dapat dikurangi.

“Keluarga minta agar pihak pemerintah Indonesia bisa membantu setidaknya mengurangi masa hukumnya,” jelasnya.

Menurut Rosmini, pihak keluarga tidak dapat menyanggupi membayar denda sebesar 50 riyal atau sekitar Rp200 juta.

“Apalagi dendanya Rp200 juta, kalau tidak (dibayar dendanya) adik saya ditahan lagi,” ujarnya.

Rosmini meminta agar pemerintah dapat membantu Muhammad Said sehingga dapat dipindahkan penahanannya di Indonesia sehingga dapat melihat kondisi adiknya tersebut.