Thursday, July 18, 2024
HomeMixedNews5 Personel Polda Jateng 'Calo' Seleksi Bintara Dapat Sanksi Demosi Hingga Patsus

5 Personel Polda Jateng ‘Calo’ Seleksi Bintara Dapat Sanksi Demosi Hingga Patsus

Editor : Sudianto Pane

spot_img

SURYAKEPRI.COM – Lima anggota Polisi dan dua ASN Polda Jateng yang terlibat melakukan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) dalam proses seleksi penerimaan Bintara Polri 2022/ 2023 mendapat sanksi beragam mulai dari demosi, hingga patsus (tahanan tempat khusus).

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes M Iqbal Alqudusy mengatakan tujuh polisi tersebut, tiga orang berpangkat kompol, satu AKP, dua brigadir, satu dokter dan seorang lagi berstatus ASN.

“Dua kompol dan satu anggota berpangkat AKP saat ini telah dijatuhi hukuman demosi selama dua tahun lantaran terbukti menjadi calo penerimaan Bintara. Selain yang bersangkutan terbukti melakukan perbuatan tercela, dia juga minta maaf kepada institusi secara hukum dan etika,” kata Iqbal di Mapolda Jateng, Kamis (9/3).

.baca : Kapolri Perintahkan Penindakan Tegas Kasus Pungli Bintara

Dia menjelaskan hasil sidang disiplin terhadap dua personel Bripka Z dan Bripka D. Dua bripka dijatuhi hukuman patsus (tahanan tempat khusus) dan akibat ulahnya yang bersangkutan sudah meminta maaf kepada Polri atas perbuatannya yang mencoreng nama baik institusi.
“Bagi Bripka Z dan Bripka D ada hukuman lainnya yaitu patsus (tahanan tempat khusus) selama 21 hari dan 30 hari,” ungkapnya.

Sedangkan, hukuman terhadap seorang dokter dan satu ASN Polda Jateng yang terlibat pencaloan.

Seorang dokter pembina diberi sanksi penurunan jabatan selama 12 bulan atau setahun dan satu ASN mendapat sanksi pemotongan gaji tunjangan kinerja.

“Satu dokter pembina diturunkan jabatan setingkat lebih rendah selama 12 bulan dan satu pengatur tingkat I atau ASN dilakukan pemotongan tunjangan kinerja selama 12 bulan,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan intens bahwa ketujuh anggota Polda Jateng terbukti meminta uang kepada para calon Bintara dengan nilai uang bervariasi.

“Mulai Rp250.000 sampai mencapai Rp2,5 miliar. Semua uang itu, sudah dijadikan barang bukti untuk penguat berita acara,” tuturnya.

Sedangkan, uang hasil pencaloan sudah dikembalikan oleh tim Patminal Mabes Polri kepada keluarga masing-masing calon Bintara.

“Total nilainya dari para tersangka bervariasi. Mulai Rp350 juta, Rp250.000 sampai Rp2,5 miliar. Tujuh orang ini sementara mereka bermain sendiri-sendiri,” ujarnya.

Dalam kasus ini ketujuh anggota Polda Jateng yang terlibat pencaloan berstatus petugas panitia seleksi penerimaan Bintara.

“Infonya ada 90 orang korban, tapi setelah ditelusuri faktanya ada belasan calon bintara. Dan tindakan itu dilakukan sebelum pengumuman,” pungkasnya.

Sedangkan tindakan OTT yang dilakukan Mabes Polri dimaksudkan guna menjaga marwah slogan BERKAH. Ia memuji OTT kali ini sebuah keberhasilan penyidik Propam Mabes Polri yang menjadi pengawas internal.(*)

 

.Baca : RAMALAN ZODIAK CINTA BESOK SENIN 13 MARET 2023: Sagitarius Menikmati Hubungan, Virgo Hubungan lebih Harmonis, Leo Hubungan Butuh Arah, Scorpio Hubungan tak selalu Berjalan dengan Mudah

.Baca : RAMALAN ZODIAK CINTA BESOK MINGGU 12 MARET 2023: Capricorn Hubungan Romantis, Virgo Hubunganmu Bahagia dan Puas, Taurus Agresif dalam Cinta, Libra Kendalikan Egomu 

 

Sumber:Merdeka.com

BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img

POPULER