Monday, July 15, 2024
HomeBatamRakor Pengendalian Inflasi Bersama Mendagri, Pemko Batam Lakukan Upaya Monitoring Rutin Inflasi

Rakor Pengendalian Inflasi Bersama Mendagri, Pemko Batam Lakukan Upaya Monitoring Rutin Inflasi

Editor : Sudianto Pane

spot_img

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Pemerintah Kota Batam terus melakukan berbagai upaya guna mengendalikan inflasi daerah. Diantaranya dengan melakukan monitoring pengendalian inflasi daerah mingguan, dengan tujuan agar Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Batam dapat segera menindaklanjuti hasil monitoring untuk periode minggu selanjutnya.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin Hamid usai mewakili Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengikuti secara virtual Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, melalui zoom meeting dari Kantor Wali Kota Batam, pada Senin (13/3/2023).

Monitoring Pengendalian Inflasi Daerah Kota Batam Minggu | Bulan Maret 2023 dilaksanakan sejak tanggal 06 sampai dengan 10 Maret 2023.

.Baca : Rakor Pengendalian Inflasi Daerah, Mendagri Minta Seluruh Kepala Daerah Waspadai Inflasi Jelang Ramadhan dan Ketersedian stok

Menurut Jefridin, berdasarkan monitoring tersebut ditemukan harga beras medium, gula pasir curah, bawang putih, minyak curah non merk, daging sapi beku, daging ayam ras segar, telur ayam ras dan beberapa komoditi lainnya berada di harga stabil.

“Banyak sekali langkah yang sudah kita lakukan untuk mengendalikan inflasi ini. Diantaranya kemarin sidak ke pasar dan distributor. Kemudian operasi pasar berupa sembako murah, yang sampai saat ini masih didistribusikan ke 12 kecamatan di Kota Batam,” ujar Jefridin.

Jefridin menambahkan, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan daerah penghasil komoditi, untuk kerja sama impor cabai merah dan bawang merah dengan Kabupaten Lombok Timur. Melakukan rapat teknis Tim Pengendali Inflasi Daerah, pemantauan harga dan stok. Berkoordinasi dengan Distributor Komoditi Pangan, Pasar Tradisional se-Kota Batam dan Retail Modern se-Kota Batam terkait pemenuhan barang menjelang Ramadhan dan hari raya Idul Fitri. Juga membuka kios cabai dan telur di setiap pasar untuk mempersingkat jalur distribusi dan menekan harga.

“Kita juga memberikan bantuan transportasi dari APBD, dalam bentuk subsidi BBM untuk 10 Trans Batam, 10 bis sekolah, 1 unit kapal dan 3 unit speedboat. Juga pemberlakuan layanan transaksi pengguna Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu (JBT) Solar melalui Fuel Card 3.0.,” jelas Jefridin.

Dalam kesempatan tersebut, Mendagri Tito menekankan untuk pemerintah daerah agar terus menjaga tingkat inflasi, karena hal tersebut berpengaruh sangat besar untuk negara dan rakyat, terutama jelang bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri.

“Perkembangan harga menjelang Ramadhan harus sangat diwaspadai, perubahan permintaan pasar yang bersifat musiman mendekati Ramadhan dan kecenderungan inflasi menjadi sangat tinggi,” ujar Mendagri Tito dari Gedung Sasana Bhakti Praja, Kemendagri.

Mendagri menambahkan, pengendalin inflasi di level daerah harus diupayakan terutama di bulan Ramadhan, dengan andil inflasi kelompok pengeluaran bahan makanan dan bahan makanan jadi yang diperkirakan akan memberikan andil terbesar.

Turut hadir secara langsung, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Deputi I Badan Pangan Nasional, beberapa stakeholder yang hadir secara virtual dan Gubernur, Bupati dan Wali Kota se- Indonesia.(*)

 

 

 

BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img

POPULER