Thursday, June 13, 2024
HomeHealthKemenkes Malaysia Perintahkan Penarikan Indomie Rasa Ayam Spesial dari Pasar

Kemenkes Malaysia Perintahkan Penarikan Indomie Rasa Ayam Spesial dari Pasar

Edior : Sudianto Pane

spot_img

SURYAKEPRI.COM – Kementerian Kesehatan Malaysia memerintahkan penarikan dua batch mi instan, satu diproduksi secara lokal dan satu lagi diimpor dari Indonesia. Ini dilakukan setelah otoritas Taiwan mengatakan produk tersebut mengandung zat pemicu kanker.

Sebelumnya pada hari Senin (24/4), Departemen Kesehatan Taiwan mengatakan dalam sebuah pernyataan, bahwa mereka telah menemukan sejumlah “Ah Lai White Curry Noodles (Mi Kari Putih Ah Lai)” dari Malaysia dan sejumlah mi “Indomie: Rasa Ayam Spesial” dari Indonesia mengandung etilen oksida, senyawa kimia yang terkait dengan limfoma dan leukemia.

Dilansir media Malaysia, The Star, Rabu (26/4/2023), dalam sebuah pernyataan pada Rabu (26/4), Dirjen Kesehatan Malaysia, Dr Muhammad Radzi Abu Hassan mengatakan bahwa produsen “Ah Lai White Curry Noodles” telah memenuhi standar kesehatan setempat, tetapi pihaknya telah mengeluarkan perintah penarikan untuk memastikan keamanan pangan.

.Baca : Selain Mie Sedaap, Ini Daftar Produk Indonesia yang Ditarik di Luar Negeri

“Kementerian Kesehatan telah menginstruksikan produsen untuk secara sukarela menarik mi instan yang habis masa berlakunya pada 25 Agustus 2023, dari pasar lokal,” katanya dalam pernyataan itu.

Dr Radzi juga membenarkan bahwa mie “Indomie: Rasa Ayam Spesial” itu didatangkan dari Indonesia.

“Kementerian telah mengeluarkan perintah Tahan, Tes dan Rilis untuk produk-produk tersebut di semua titik masuk ke dalam negeri. Kementerian juga telah menginstruksikan perusahaan untuk secara sukarela menarik kembali produk tersebut dari pasar,” ujar Dr Radzi.

Pihak PT Indofood Sukses Makmur Tbk telah buka suara perihal temuan kandungan bahan karsinogen atau pemicu kanker bernama etilen oksida pada salah satu produk Indomie di Taiwan. Disebutkannya, pihaknya telah mengikuti ketentuan dari Badan Pengawas dan Obat Makanan (BPOM) RI maupun negara lain.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Indofood Fransiscus (Franky) Welirang. Ia menyebut, produk mi instan yang diekspor oleh perusahaannya sudah sesuai dengan ketentuan negara tujuan.

“Pada prinsipnya kami mengikuti ketentuan BPOM dan ketentuan FDA dari negara-negara pengimpor produk kami,” ungkap Franky, Selasa (25/4/2023).

Sebelumnya, mengacu pada siaran pers yang diterbitkan Senin (24/4), Departemen Kesehatan Taipei, Taiwan, melakukan inspeksi acak terhadap 30 produk mi instan tahun 2023 di supermarket, supermarket, toko, pasar tradisional, toko makanan Asia Tenggara, toko penjualan umum, dan importir grosir. Dari produk yang diuji, 25 produk merupakan barang diimpor dan lima di dalam negeri.

Dari inspeksi tersebut, mereka menemukan dua produk mi instan dengan kandungan kadar etilen oksida berlebihan. Kedua produk mi instan yang dimaksud adalah Indomie varian Rasa Ayam Spesial dari Indonesia dan Ah Lai White Curry Noodles dari Malaysia.

Pada bumbu mi instan produk Indonesia, ditemukan mengandung 0,187 mg/kg etilen oksida. Sedangkan pada saus mi instan dari Malaysia, ditemukan sebanyak 0,065mg/kg etilen oksida.

Kementerian Kesehatan Taiwan memerintahkan agar produk-produk mi instan yang tidak memenuhi syarat segera ditarik dari rak-rak toko.(*)

.Baca : RAMALAN ZODIAK CINTA BESOK KAMIS 27 APRIL 2023: Aries Hubungan Kamu Bahagia dan Puas, Sagitarius Dapat Kabar Baik dari Pasangan, Pisces Menghabiskan Waktu Berkualitas

.Baca : RAMALAN SHIO BESOK RABU 26 APRIL 2023: Kuda Menikmati Liburan Bersama, Kelinci Skema Investasi dapat Berhasil, Ayam Anda bisa lebih Ramah dari Biasanya

 

 

Sumber: detiknews

BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img

POPULER