Tuesday, July 23, 2024
HomeLainnyaNasionalKPK Sita Harley Davidson Milik Mario Dandy yang Pernah Dipakai Buat Ngebut

KPK Sita Harley Davidson Milik Mario Dandy yang Pernah Dipakai Buat Ngebut

* Redaksi

spot_img

SURYAKEPRI.COM – Penyidik KPK menyita motor Harley Davidson milik Mario Dandy Satriyo setelah menggeledah dua rumah Rafael Alun Trisambodo. Motor gede itu dulunya pernah dipakai Mario ngebut-ngebutan di jalan.

“Benar (6/6) KPK telah selesai melakukan penggeledahan dua rumah saudara tersangka RAT di komplek P&K Cirendeu, Tangsel,” kata Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri kepada wartawan, Rabu (7/6/2023).

Ali mengatakan sejumlah bukti ditemukan penyidik dari penggeledahan tersebut. Bukti mulai dari dokumen perkara korupsi Rafael hingga satu unit motor gede merk Harley Davidson.

Ali menerangkan moge yang disita penyidik itu merupakan kendaraan yang sering dipakai oleh anak Rafael, Mario Dandy Satriyo, yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan.

“Betul, dugaan moge yang sering dipakai anak tersangka. Berikutnya dari hasil penggeledahan dimaksud segera dilakukan penyitaan sebagai barang bukti dalam perkara tersebut,” ujar Ali.

Dilansir detikJateng, Salah satu tetangga Rafael di Yogyakarta, Sugiarto (57), mengungkapkan saat tinggal di rumah Jogja, Mario gemar menggeber motor gedenya (moge). Mario juga menggeber moge itu saat melintas di jalan depan rumah Sugiarto.

Warga sempat menegur aksi Mario tersebut. Namun, menurutnya, Mario hanya menjawab singkat. “(Motornya Harley?) Ya. Ya (ngebut), ya ditegur. (Jawabnya) Cuma ‘ya’ gitu,” kata Sugiarto saat ditemui wartawan di rumahnya, Senin (27/2/2023).

Menurut Sugiarto, Mario juga menggeber mogenya setiap kali melintas di jalanan depan rumahnya di Jogja itu. Mario terkenal sebagai anak yang nakal.

“Terkenale (terkenalnya) nakal, nek numpak (kalau naik) motor ngebut, motor gede itu lho,” terang Sugiarto saat itu.

KPK kembali menyita aset berupa properti milik tersangka gratifikasi dan pencucian uang, Rafael Alun Trisambodo. Aset yang disita itu disebut berada di Jawa Tengah.

“Ini update ya, itu di salah satu provinsi istimewa di Jawa Tengah kita juga sudah menyita properti,” kata Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur Rahayu di gedung KPK, Senin (5/6).

Namun Asep belum merincikan soal lokasi persis dan nilai dari aset tersebut. Dia hanya mengungkap perkiraan aset tersebut mencapai miliaran rupiah.

“Ada propertinya. (Nilainya) lumayan besar. Ya kalau namanya di sana ya pasti sekitar itu (miliar),” sebutnya. (*)

Sumber: detik

BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img

POPULER