Thursday, July 25, 2024
HomeLainnyaNasionalTernyata Turis Asal India Lebih Banyak Berkunjung ke Indonesia Dibandingkan dari China

Ternyata Turis Asal India Lebih Banyak Berkunjung ke Indonesia Dibandingkan dari China

* Redaksi

spot_img

SURYAKEPRI.COM – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengungkapkan jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia mencapai 5,19 juta sepanjang Januari-Juni 2023.

Angka ini melejit 250,33 persen dibanding periode yang sama tahun lalu, yakni 1,48 juta.

“Kebangkitannya sangat strong, Alhamdulillah, dari kenaikan misalkan (kunjungan wisatawan) mancanegara ini naik signifikan, year on year juga naik signifikan,” ucap Sandiaga dalam acara The Weekly Brief with Sandi Uno, Senin (7/8).

Yang menarik, kata Sandiaga, jumlah wisatawan dari India saat ini sudah menyusul China. Tercatat, India berada di posisi keempat dengan jumlah wisatawan terbanyak ke RI, yakni 6,48 persen dari total 5,19 juta tadi.

Sementara, China berada di posisi kelima, dengan sumbangsih sebesar 5,88 persen dari total jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia.

“Surprise yang keempat India. India ini sudah mencapai angka yang melampaui Tiongkok. Jadi teman-teman, jumlah ini patut kita syukuri,” tutur Sandiaga.

Adapun di posisi pertama ada Singapura dengan sumbangsih kunjungan sebanyak 16,41 persen. Di posisi kedua ada Malaysia dengan sumbangsih 15,88 persen.

Kemudian, di posisi ketiga ada Australia dengan sumbangsih sebesar 12,47 persen.

Sandiaga menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara pada 2023 naik dua kali lipat dari tahun ini menjadi 3,5 juta -7,4 juta orang.

Ia optimis target itu tercapai usai menangkap sinyal positif dari prediksi Organisasi Pariwisata Dunia (UN World Tourism Organization/UNWTO) yang menyatakan sektor pariwisata tumbuh 70 persen dibandingkan 2019.

Untuk menarik wisatawan, Kemenparekraf juga akan mendorong lima Destinasi Super Prioritas (DSP), sejumlah acara tahunan, MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition), dan peningkatan kualitas pariwisata melalui reskilling, newskilling, dan upskilling untuk sumber daya manusia di sektor terkait.

 

Sumber: cnnindonesia

BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img

POPULER