Sunday, May 19, 2024
HomeBatamJefridin Tegaskan Data Program Indonesia Pintar (PIP) Harus Akurat

Jefridin Tegaskan Data Program Indonesia Pintar (PIP) Harus Akurat

Editor : Sudianto Pane

spot_img

BATAM, SURYAKPEIR.COM –  Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, M.Pd. membuka Pelaksanaan Bimtek Program Indonesia Pintar (PIP) Jenjang SMP, di Golden View Hotel, pada Kamis (14/9/2023). Program ini sendiri sebagai upaya Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Pendidikan Kota Batam, untuk merangkul berbagai aspek pendidikan, perluasan akses pendidikan, dan kesempatan belajar.

“Atas nama Wali Kota Batam, Bapak Haji Muhammad Rudi mengucapkan terima kasih dan apresiasi pada Dinas Pendidikan dan  Kepala Sekolah, serta peserta melaksanakan kegiatan ini,” kata Jefridin mewakili Wali Kota Batam, Muhammad Rudi.

Jefridin menegaskan pengentasan kemiskinan ekstrem merupakan salah satu fokus dan perhatian Pemerintah Kota Batam di bawah arahan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi. Sehingga untuk menuntaskan tersebut, data yang ada haruslah valid agar kebijakan dapat tepat sasaran.

“Data ini sangat penting, karena melalui data inilah pemerintah dapat menentukan kebijakan kedepan dan diminta data ini benar- benar sesuai indikator atau persyaratan,” tegas Jefridin.

Adapun tujuan dari PIP ini sendiri guna membantu anak dari keluarga kurang mampu mendapatkan layanan pendidikan, mencegah putus sekolah, dan menarik siswa putus sekolah dan meringankan biaya.

“Semoga narasumber dapat memberikan materi sebaik- baiknya. Dan peserta dapat menerima dan mengimplementasikan ini dengan baik dan membawa dampak positif,” paparnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto menuturkan kegiatan ini diikuti oleh 140 orang operator PIP SMP di Kota Batam. Bimtek ini dilaksanakan hingga Sabtu (16/09/2023) di Golden View.

Bantuan yang diberikan berupa uang tunai, untuk perluasan akses pendidikan dan kesempatan belajar. Dampak positif dari PIP ini untuk meningkatkan keberlanjutan pendidikan di Indonesia khususnya di Kota Batam pada tingkat pendidikan dasar dan menengah.

“Perlu dilakukan penyelarasan data antara pemerintah pusat dan daerah. Data ini perlu diperbarui secara priodik dalam rangka memastikan ketepatan dan keakuratan data. Karena penggunaan dana PIP ini diawasi sekolah dan komite sekolah,” sebut Tri Wahyu.

Adapun narasumber pada kegiatan ini adalah Thoriq Rozaq Rosyadi dari Kemendikbudti, Muhammad Nur dari Kemendikbud, Hial Faizal dari BRI dan Nuris Hidayat dari Disdik Tanjungbalai Karimun.(*)

BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img

POPULER