Saturday, May 18, 2024
HomeLainnyaNasionalEric Hiariej Telah Dipecat dari UGM Buntut Kasus Dugaan Pelecehan Seksual

Eric Hiariej Telah Dipecat dari UGM Buntut Kasus Dugaan Pelecehan Seksual

* Redaksi

spot_img

SURYAKEPRI.COM – Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) Universitas Gadjah Mada (UGM) Eric Hiariej dipecat buntut kasus dugaan pelecehan seksual terhadap seorang mahasiswi pada 2016.

“Eric sudah (dipecat). Jadi (sudah dipecat) tahun lalu atau pertengahan tahun ini,” kata Sekretaris UGM Andi Sandi Antonius, Rabu (15/11).

Eric disebut berstatus kakak kandung Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham) Edward Omar Sharif Hiariej alias Eddy Hiariej.

“Eddy kui bontot (Eddy itu bungsu). Iya, (Eric kakak Eddy), dan itu kandung,” ungkapnya.

Andi menjelaskan Eric sudah tidak mengajar di Fisipol UGM sejak sebelum dipecat sekitar setengah tahun lalu.

Status Eric juga sempat diturunkan sebagai tenaga pendidik (tendik) saat eskalasi kasus dugaan pelecehan seksual itu mencuat.

Ia menuturkan UGM sempat memberikan kesempatan kepada Eric untuk memperbaiki diri. Namun, ada catatan yang membuat Eric akhirnya dipecat.

“Waktu itu kita masih mau, kira-kira dia mau ada perbaikan atau tidak, tapi lanjut kemudian ada beberapa catatan lagi ya apa boleh buat,” ujarnya.

Andi membantah jika lamanya proses pemberhentian Eric sebagai dosen karena adanya intervensi dari Eddy yang duduk di kursi pemerintahan.

Ia menyebut proses tersebut berlangsung lama lantaran Eric tengah menjalani sanksi berupa kewajiban mengikuti konseling.

Faktor lain yakni upaya banding yang diajukan Eric ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Jakarta atas pemberhentian sebagai pegawai negeri sipil (PNS) oleh Kemendikbud.

Andi sempat bertanya kepada Eddy ihwal kasus yang tengah menyeret nama Eric. Namun, Eddy menegaskan tak akan ikut campur dalam kasus tersebut.

Sejak saat itu, Andi selalu memegang omongan Eddy yang menyatakan secara sungguh-sungguh untuk tidak ikut campur dalam kasus kakaknya.

“Selama ini dalam proses (penanganan kasus Eric) di UGM yang saya lihat, itu tidak ada (intervensi Eddy). Saya bukan mbelani, mergo dee lagi ono masalah atau koncoku, ora. (Bukan saya bela karena dia ada masalah atau karena teman saya, bukan). Tapi setahu saya ketika di UGM, Eddy tidak pernah campur tangan, saya tidak tahu kalau kemudian di luar UGM atau apa ada campur tangan,” jelasnya. (*)

 

Sumber: cnnindonesia

BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img

POPULER