Baso ABK yang Speedboatnya Tabrakan dengan Kapal Patroli DJBC sudah Dimakamkan

Kondisi speedboat warga Batam yang terlibat tabrakan dengan kapal patroli BC Kepri, Minggu (1/12/2019) malam. Foto Suryakepri.com/istimewa

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Baso ABK yang kapalnya ditabrak oleh kapal DJBC Kanwil Kepri di perairan Putri Tujuh, Nongsa, Minggu (1/12/2019) malam sekitar pukul 21.00 WIB meninggal saat dibawa ke rumah sakit.

Pantauan di rumah duka di daerah Sengkuang, Batu Ampar, Senin (2/12/2019) malam, suasana sedih terasa terutama keluarga dan kerabat Baso.

“Sabtu kemarin dirumah itu masih melangsungkan pesta, ponakannya menikah. Tapi sekarang langsung kek gini lah,” ujar seorang tetangga Baso.

Suasana rumah itu tampak berbeda, orang bergantian datang mengungkapkan rasa turut berdukanya.

Tampak tenda dan kursi yang terpasang diteras rumah itu.

Semuanya hening membisu bak suara tanpa interaksi, hanya suara tahlil yang terdengar.

Sementara jenazah korban telah dikubur di pemakaman Melcem Batu Ampar siang tadi.

Diketahui korban belum lama ini baru saja melangsungkan pernikahan.

Dua ABK Jadi Korban

Sebelumnya, satu orang dikabarkan tewas dan satu lagi masih dinyatakan hilang setelah tercebur ke laut usai tabrakan.

BACA JUGA: Guskamla Kumpulkan Asosiasi Pengguna Laut, Yayan Cerita Kejayaan Kerajaan Sriwijaya di Selat Malaka