Bocah Korban Penyekapan Sudah Bermain, tapi Ketakutan Mendengar Kata “Orang Koperasi”

Kondisi bocah korban penyekapan oleh debt collector di Perumahan Buana Vista Batam Kota, kini kondisinya telah membaik. Dua bocah bersama Ery Syahrial.(ist)

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Kondisi bocah korban penyekapan oleh debt collector di Perumahan Buana Vista Batam Kota, kini kondisinya telah membaik.

Diinformasikan oleh Komisioner KPPAD Kepri Ery Syahrial, kedua bocah di bawah umur yang sempat berjam-jam digembok di dalam rumahnya bersama sang ibu, kini sudah bisa bermain.

namun demikian, kondisi pesikologis dua anak masih terguncang. Menurut Ery, dua bocah itu masih trauma dan ketakutan ketika mendengar petugas koperasi.

Baca: 5 Fakta Menarik Kasus Penyekapan Satu Keluarga di Batam, 10 Jam Terkurung hingga Anak Kelaparan

Baca:Terungkap, Alvin Sengaja Matikan Listrik dan Gembok Rumah Korban, Pelaku Penyekapan Diancam 7 Tahun

Baca:7 Fakta Menarik Hilangnya Khairunisah hingga Pembongkaran Kuburan

Dikatakannya, Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) dampingi anak dan orang tua korban penyekapan yang terjadi di Perumahan Buana Vista III, Botania, Batam Center, Minggu (24/11/2019) lalu.

“Kami masih mendampingi dua anak yang menjadi korban penyekapan oleh oknum debt collector tersebut”.

“Korban saat ini sudah mulai bermain dengan teman-temannya,” kata Ery Syahrial, komisioner KPPAD Kepri, Selasa (26/11/2019).