BREAKING NEWS, Jaksa Temukan Adanya Dugaan Korupsi Penggelapan Pajak Pemko Tanjungpinang Naik ke Pidsus

Kepala Kejari Tanjungpinang Ahelya Abustam didampingi Kepala Seksi Intelijen Rizky Rahmatullah dan Kepala Seksi Pidsus Aditya Rakatama di kantornya, Jalan Basuki Rahmat, Tanjungpinang, Kamis (28/11/2019). (MBA/SURYAKEPRI.COM)

TANJUNGPINANG, SURYAKEPRI.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang akhirnya menaikkan status penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi penggelapan pajak di Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Tanjungpinang.

Setelah menemukan adanya kerugian negara (korupsi), statusnya dinaikkan ke penyidikan di bidang tindak pidana khusus (pidsus).

“Hasil ekspose bersama tim, kami mengambil kesimpulan bahwa sudah ditemukan perbuatan melawan hukum dan ada kerugian negara sehingga kami sepakat menaikkan ke penyidikan di pidsus,” kata Kepala Kejari Tanjungpinang Ahelya Abustam didampingi Kepala Seksi Intelijen Rizky Rahmatullah dan Kepala Seksi Pidsus Aditya Rakatama di kantornya, Jalan Basuki Rahmat, Tanjungpinang, Kamis (28/11/2019).

BACA JUGA:Anggota DPR/DPRD/PNS Maju Pilkada Harus Mundur atau Cukup Cuti? Ini Kata KPU Kepri

Ahelya menuturkan, untuk kerugian negera berapa jumlahnya belum bisa disampaikan sekarang. Menurutnya, lebih jelasnya nanti akan diketahui dalam penuntutan.

“Pekara ini akan ditindaklanjuti dan ditangani oleh Pidsus. Yang jelas jerugian negara belum bisa dipastikan, terpenting sudah ada ditemukan,” jelasnya.

Dugaan korupsi yang ditemukan setelah penyidik menemukan bukti-bukti kuat dan keterangan yang dikumpulkan hasil pemeriksaan baru-baru ini.

“Bukti kerugian negara sudah ada, yang ditangani saat ini baru tahu 2019. Kerugian negara belum dihitung, yang jelas sudah naik ke tindak pidana khusus,” tutup Ahelya. (MBA)