Ditpolair Polda Kepri Lepas Benih Lobster Seharga Rp 66 Milliar, Dilepaskan di Perairan Pulau Abang

Proses pelepasan benih lobster oleh Ditpolair Polda Kepri, Jumat (8/11/2019).

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Benih Lobster senilai Rp 66 milliar yang berhasil diamankan Ditpolair Polda Kepri, akhirnya dilepaskan di perairan Pulau Abang Batam, Jumat (8/11/2019).

Benih lobster tersebut berhasil diungkap melalui penyergapan saat hendak dikirim ke Singapura, Kamis (7/11/2019) lalu.

Dir Polairud Polda Kepri, Kombes Benyamin Sapta mengatakan untuk mengungkap kasus tersebut, pihaknya telah melakukan pengintaian selama satu bulan.

BACA JUGA: Dikeroyok 6 Orang di Lapak Pasar Kaget, Dada dan Leher Suardi Ditebas Parang

BACA JUGA: Sekdaprov Kepri Wanti-wanti ke CPNS Soal Pelayanan Masyarakat

“Satu bulan personil kita terus melakukan pengintaian, bahkan mereka tidak turun ke darat. Setelah diketahui benih lobster dalam perjalanan, akhirnya tim kita langsung melakukan penyergapan,” ujarnya kepada wartawan.

“Empat orang sudah kita tetapkan tersangka, 3 ABK asal Batam dan 1 Tekong asal Belakang Padang. Mereka adalah, NY sebagai nakhoda, MZ, RH, JA sebagai ABK,” ucapnya.

Barang bukti yang diamankan, kapal tempel merek Mercury 4 x 300 PK, 44 kotak baby lobster. Setiap kotaknya berisikan 28 kantong plastik. Masing-masing kantong plastik berisikan 200 ekor benih. Total diperkirakan 246.400 ekor benih lobster.

Untuk benih lobster itu, lanjut dia ada dua jenis lobster, yaitu lobster mutiara dan pasir. Ini merupakan jenis lobster yang mahal.

Sehingga diperkirakan kerugian negara yang berhasil diselamatkan sebesar Rp 66 miliar, terang Benyamin.(put)