FSPMI Bintan Silang Pendapat Nilai UMK dengan Disnaker dan Apindo, Harusnya 19 Persen Sangat Pas

Suasana Rapat pembahasan UMK Bintan 2020 di ruang rapat 3 Kantor Bupati Bintan, Rabu (6/11/2019).

BINTAN, SURYAKEPRI.COM – Dinas Tenaga Kerja(Disnaker) Kabupaten Bintan menggelar Rapat pembahasan Upah Minimum Kabupaten(UMK) Bintan bersama Dewan Pengupahan Kabupaten (DPK) Bintan di ruang rapat 3 Kantor Bupati Bintan, Rabu (6/11/2019).

Pada pembahasan itupun tampak terlihat Dewan Pengupahan Kabupaten (DPK) Bintan dan Disnaker Bintan menghitung kenaikan UMK Bintan di tahun 2020 sesuai dengan aturan pemerintah berdasarkan PP 78 tahun 2015.

Di momen itu,Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Bintan tidak sependapat dengan serikat buruh lainnya termasuk dengan Apindo dan pemerintah saat membahas rencana kenaikan UMK Bintan tahun 2020.

Ketua Konsulat Cabang FSPMI Bintan Andi Sihaholo menuturkan, beberapa alasan agar UMK Bintan tahun mendatang layak bagi buruh dan mengalami peningkatan dari aturan pemerintah sesuai dengan PP 78 tahun 2015.

Hal itu dapat di tarik dari hasil survei internal ditahun ini komponen hidup layak berada diangka Rp 4 jutaan.

BACA JUGA: Pengungkapan Jaringan Narkoba Internasional, Apeng dan Akiong Ternyata Narapidana Lapas Tanjungpinang

BACA JUGA: Apeng dan Akiong Kendalikan Peredaran Narkoba Internasional dari Dalam Lapas Tanjungpinang

BACA JUGA: Kuasa Hukum 2 Eks Direktur PT KDH Merasa Ada Keanehan Dalam Sidang Praperadilan