Ingin Turis Datang ke Kepri tapi Tak Mau Terjangkit Virus Demam Babi, Ini Langkah Balai Karantina

Kasie Karantina Tumbuhan Khalid Daulay saat ditemui di kantor Balai Karantina Tanjungpinang F MBA

TANJUNGPINANG, SURYAKEPRI.COM – Balai Karantina Tanjungpinang terus memperkuat pengawasan di pintu-pintu masuk Kepulauan Riau (Kepri).

Penguatan pengawasan ini untuk mengantisipasi dan pencegahan masuknya virus virus ASF (African Swine Fever) atau demam babi Afrika ke Indonesia.

“Virusnya sudah sampai ke Filipina, ini yang kita tingkatkan pengawasan dan pencegahan supaya tidak masuk ke Kepri,” kata Kasie Karantina Tumbuhan Khalid Daulay di kantor Balai Karantina Tanjungpinang, Jumat (8/11/2019).

Baca: Investor Inggris Bangun Industri Ban Pesawat Senilai Rp1 Triliun

Baca: Visit ke Puri Khayangan, Pejabat BP Batam dan Tim Waskita Karya Terkesan Efisiensi dan Kerapian Proyek

Baca: Rekrutmen Sempat Gaduh, Kini Ada Opsi Honorer Satpol PP Pemko Batam Akan Dialihkan ke Ditpam

Dengan demikian, Balai Karantina perlu peningkatan pengawasan di pintu masuk lebih ekstra untuk terhindar masuknya virus tersebut.

Sebab, bila virus ini masuk ke Indonesia, khususnya Kepri akan berdampak buruk bagi peternakan babi.