Korban First Travel Ingin Aset Bisa Dibagikan – Sejak Pagi Penuhi Ruang Sidang Putusan

Korban firs travel di PN Depok, beberapa waktu lalu.(merdeka)

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Ratusan jamaah korban penipuan perjalanan ibadah umrah First Travel menghadiri sidang putusan perdata aset di Pengadilan Negeri (PN) Depok, Senin (2/12/2019). Sidang dimulai pukul 10.30 WIB itu dipimpin hakim Raymon Wahyudi.

Namun sidang tidak dihadiri para tergugat, bos Fist Travel, Andika Surachaman dan Kepala Kejaksaan Agung c/q Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Depok.

Ratusan jamaah mulai berdatangan pada pukul 08.00 WIB dan tak henti-hentinya bershalawat.

Baca: Anak di Lampung Ini Trauma, Berlari Teriak Ibunya Dibacok Ayahnya hingga Tewas

Baca:  Tamu Ayah Tega Nodai Kegadisan HO, Terungkap setelah Sandal Tertinggal di Kamar

Baca: Ombak Perairan Anambas-Natuna Mencapai 3,5 Meter, Kapal KM Pelangi Tenggelam

Para jamaah juga sempat berdoa bersama yang dipimpin salah satu jamaah, Slamet Subekti. Para jamaah juga membaca doa Al Fatihah sebanyak tiga kali.

“Kami berdoa dan berharap majelis hakim PN Depok bisa memutuskan dengan mengembalikan aset ke para jamaah atau pemerintah segera memberangkatkan jamaah menjalankan ibadah umrah,” ujar Slamet.