Menkeu: Konsumsi dan Investasi Kunci Indonesia Bisa Tahan Banting

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (Foto: Kemenkeu)
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (Foto: Kemenkeu)

JAKARTYA, SURYAKEPRI.COM – Indonesia bisa tahan banting terhadap perlambatan ekonomi global. Apa rahasianya?

Menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, konsumsi dan investasi dalam negeri (domestik) adalah dua faktor yang meminimalisir dampak pelambatan ekonomi akibat perseteruan perang dagang antara Amerika dan China.

“Indonesia, dengan perlambatan ekonomi global, ekonomi kita masih tumbuh cukup resilience dan inflasi yang tetap terjaga karena ekonomi kita didominasi oleh permintaan domestik,” kata Sri Mulyani pada acara Malam Silaturahmi Keluarga Besar Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Tahun 2019 di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Jumat (1/11/2019).

“Consumption dan investment adalah dua faktor yang memengaruhi lebih dari 80, bahkan mendekati 90 persen ekonomi kita.”

“Artinya, kalau kita ingin menjaga perekonomian kita dari pengaruh global, just make sure bahwa dua ini resilience (tahan banting) dan tetap terjaga,” papar dia.

Sri Mulyani memberi contoh…