Pekan Depan Nurdin dan Kock Meng Jalani Sidang Perdana, Rilis KPK Sebut Soal Konspirasi

Kock Meng (pakai topi) saat berada di Gedung Merah Putih, KPK, beberapa waktu lalu. Dia didampingi oleh kuasa hukumnya, James Sumihar Sibarani.(istimewa)

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Kasus suap terkait penerbitan izin reklamasi di Tanjungpiayu, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam terus bergulir.

Setelah Abu Bakar, menjalani sidang pembacaan tuntutan Rabu (20/11/2019) lalu, tiga tersangka lainnya pun ikut menyusul untuk menjalani sidang perdananya.

Dari situs resmi Pengadilan Negeri Jakarta Pusat tercatat, Gubernur (non-aktif) Kepri, Nurdin Basirun akan menjalani sidang perdananya perihal kasus ini pada pekan depan atau Rabu (4/12/2019) pukul 10.00 WIB.

Menyusul dua hari setelahnya bos dari Abu Bakar, Kock Meng, Jumat (6/12/2019).

Diketahui, Kock Meng sendiri merupakan salah satu pengusaha asal Kota Batam.

Pria paruh baya ini dikenal sebagai ‘Bos Pompong Nagoya’. Dari rilis yang diberikan Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah diketahui jika Kock Meng bersama dengan Abu Bakar saling berkonspirasi dalam kasus suap ini.

Mereka berdua diketahui menyuap Nurdin Basirun sebagai pemangku kepentingan agar dapat memuluskan penerbitan izin reklamasi di Tanjung Piayu.

Izin itu biasa disebut dengan izin prinsip pemanfaatan ruang laut.

BACA JUGA: Terjerat Pungli, Effendi Staf Dishub Batam Disidangkan Pekan Depan di PN Tipikor Tanjungpinang

BACA JUGA: Dapat Alokasi KUR Rp120 Triliun, BRI Bidik 5,4 Juta Debitur