Pesawat Jatuh di Tengah Permukiman Padat, 24 Orang Tewas

Pesawat jenis Dornier 228-200. Pesawat seperti ini yang jatuh di Kongo dan menewaskan sedikitnya 24 orang. (Sumber: euronews)
Pesawat jenis Dornier 228-200. Pesawat seperti ini yang jatuh di Kongo dan menewaskan sedikitnya 24 orang. (Sumber: euronews)

SURYAKEPRI.COM – Sedikitnya 24 orang tewas, termasuk sejumlah orang di darat, setelah sebuah pesawat kecil jatuh di perkampungan berpenduduk padat di Kota Goma,  bagian timur Republik Demokratik Kongo, Minggu (24/11/2019).

Pesawat itu dioperasikan oleh perusahaan setempat, Busy Bee, jatuh beberapa saat setelah tinggal landas dalam penerbangan ke Kota Beni, sekitar 250 km ke sebelah utara.

Demikian pernyataan kantor Gubernur Kivu Utara, Carly Nzanzu Kasivita.

Pihak perusahaan menyatakan bahwa pesawat Dornier 228-200 itu berkapasitas 19 tempat duduk, membawa 16 penumpang dan dua awak saat terbang.

Sejauh ini belum ada keterangan mengenai sebab-sebab kecelakaan tersebut.

Seorang saksi mata di tempat kejadian mengatakan, dua orang diselamatkan sebelum pesawat meledak. Bellum dipastikan berapa banyak orang lain di darat yang tewas atau terluka akibat kejadian ini.

Tetapi Jean Paul Lumbulumbu, wakil ketua parlemen Kivu Utara, mengatakan, 24 jasad sudah ditemukan dari reruntuhan pesawat nahas, termasuk mereka yang tertimpa pecahan pesawat.

Tetapi seorang petugas pertolongan yang minta namanya tidak disebutkan mengatakan, sebanyak 26 jasad sudah ditemukan.

Kecelakaan udara relatif sering terjadi di Kongo karena standar keselamatan yang sangat rendah dan perawatan pesawat yang buruk. Semua maskapai komersial Kongo, termasuk Busy Bee, dilarang beroperasi di Uni Eropa.

Sebuah pesawat kargo yang berangkat dari bandara yang sama, jatuh satu jam setelah lepas landas pada bulan Oktober, menewaskan delapan penumpang.(*)