Terungkap, Dua Siswa SMP di Batam yang Tak Mau Hormat Bendera Terpapar Sekte YH

Foto pertemuan Stakeholders bahas anak di SMP N 21 Batam.(ist)

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Dua siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 21 di Kecamatan Sagulung, Kota Batam yang tidak mau hormat bendera dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya saat upacara disepakati dikeluarkan dari sekolah tersebut.

Para stakeholders di Kota Batam telah melakukan rapat untuk membahas persoalan tersebut sebelum memutuskan langkah alternatif bagi kedua siswa tersebut.

Usai pertemuan yang melibatkan antara lain Kepala Dinas Pendidikan, Dewan Pendidikan, Danramil, Kapolsek, KPPAD dan lain-lain, diperoleh informasi bawah anak tersebut dikeluarkan dan dibina melalui pendidikan Kejar Paket B.

Baca: Tidak Mau Hormat saat Pengibaran Merah Putih, Dua Siswa SMP di Sagulung Terancam Diputus Sekolah

Baca: Mantan Gubernur Riau Annas Maamun Sesak Napas dan Depresi, Presiden Berikan Grasi 1 Tahun

Baca: Pendaftar CPNS 2019 di Sragen Nekat Palsukan Data dan Pakai Foto Anak Kecil

Komisioner KPPAD Kepri, Ery Syahrial juga mengungkap, kedua siswa terpapar aliran sekte berinisial YH.

Sebagaimana disampaikan Ery melalui Facebooknya, Selasa (26/11/2019), dari rapat itu, kedua anak yang enggan hormat bendera dan menyanyikan lagu Indonesia Raya itu dipindahkan ke Kejar Paket B sambil dilakukan deradikalisasi.

“Anak dialihkan ke Kejar Paket B sambil berupaya dilakukan deradikalisasi terhadap anak dan orangtuanya, sehingga menaati aturan sekolah, berbangsa dan bernegara,” ujar Ery Syahrial.