Watford Pecat Quique Sanchez Flores

Quique Sanchez Flores (Sumber: Sportskeeda)
Quique Sanchez Flores (Sumber: Sportskeeda)

SURYAKEPRI.COM – Watford memecat Quique Sanchez Flores hanya 85 hari setelah sang pelatih asal Spanyol kembali ke Vicarage Road untuk menggantikan kompatriotnya, Javi Gracia, bulan September tahun ini.

The Hornets saat ini berada di urutan 20 alias dasar klasemen Liga Premier Inggris dengan raihan 8 poin, setelah takluk 1-2 di kandang Southampton, St Mary’s Stadium, Minggu (1/12/2019).

Flores dipecat dan Watford FC telah menunda komunikasi sampai mereka mengumumkan bos baru.

Mengingat ini adalah manajer kedua yang akan dilepas setelah Javi Gracia awal tahun ini, Watford mungkin kekurangan pilihan untuk manajer top baru.

Klub Hereford sangat kejam terhadap manajernya dan sangat serius ingin bertahan di Liga Premier.

Namun, rekor mereka musim ini tidak terlihat menjanjikan. Ada beberapa manajer yang sudah terbukti dan Watford berpeluang mengontraknya.

Berikut pernyataan resmi Watford yang mengakhiri kerjasama dengan sang manajer di situs resminya;

Dengan menyesal, Klub Sepakbola Watford mengkonfirmasi kepergian Pelatih Kepala Quique Sánchez Flores. 

“Quique adalah orang yang memiliki integritas dan jelas betapa dia sangat ingin memerikandampak positif, tetapi pada akhirnya hasil lah yang menentukan keputusan kami,” kata Chairman & CEO Hornets, Scott Duxbury. 

“Penunjukan Pelatih Kepala baru segera ditetapkan, dan dengan hampir dua pertiga musim tersisa, kami akan memberikan semua dukungan yang diperlukan untuk meraih sukses pada bulan-bulan mendatang.”  

Tidak ada pernyataan lebih lanjut dari Watford FC sampai Pelatih Kepala baru diumumkan.

Sanchez Florez adalah manajer keempat yang dipecat, menyusul tiga pelatih di Liga Premier Inggris yang sebelumnya telah dipecat klubnya masing-masing pada musim 2019-2020.

Watford jugalah klub pertama yang memecat manajernya, Javi Gracia, di awal musim ini dan digantikan oleh Sanchez Flores.

BACA: Mourinho Bilang, “Era Dinasti seperti Wenger dan Ferguson Sudah Berakhir” ;

Kemudian Tottenham Hotspur memecat Mauricio Pochettino bulan lalu (digantikan Jose Mourinho), disusul pemecatan Unai Emery yang kini posisinya diisi manajer interim, Freddie Ljunberg.

Tak salah Jose Mourinho bilang, “manajer di Liga Inggris harus berusaha keras mempertahankan pekerjaannya”.

Liga Inggris lebih kejam dari ibu tiri. (*)

BERITA TERKAIT: