Satu Warga Batam Positif Corona, Potensi Lockdown Tunggu Arahan Presiden

Walikota Batam Muhammad Rudi menggelar jumpa pers di Kantor Walikota Batam, Batam Centre, Kamis (19/3/2020). Foto: Suryakepri.com/Fernando)
Walikota Batam Muhammad Rudi menggelar jumpa pers di Kantor Walikota Batam, Batam Centre, Kamis (19/3/2020). Foto: Suryakepri.com/Fernando)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM –  Walikota Batam, Muhammad Rudi, akhirnya mengumumkan secara resmi mengenai satu warga Kota Batam positif terinfeksi corona Covid-19.

Mengenai hal ini, Muhammad Rudi juga menuturkan bahwa saat ini pihaknya tengah menunggu keputusan dari Pemerintah Pusat tentang status Batam, dan Indonesia secara keseluruhan.

Hal ini disampaikannya, menanggapi adanya pertanyaan apakah Batam akan melakukan lockdown atau penguncian kota secara keseluruhan terhadap warga yang datang dari luar Batam maupun dari luar negeri.

“Kalau WNA tidak usah di-lockdown, mereka sudah me-lockdown diri sendiri. Lihat Singapura dan Malaysia, sekarang sudah berkurang jauh kunjungan ke sana atau yang datang ke kita,” kata Rudi saat jumpa pers di Kantor Walikota Batam, Kamis (19/3/2020) sore.

Rudi menambahkan, selaku pimpinan di Pemko Batam, pihaknya akan mengikuti apapun keputusan dari pidato Presiden Joko Widodo yang akan disampaikan malam nanti.

“Kita tunggu arahan pak Presiden, apakah lockdown Indonesia keseluruhan, atau hanya per daerah saja. Kita akan ikuti apapun instruksinya,” lanjutnya.

Sementara itu, mengenai wacana pemberlakuan wajib karantina 14 hari bagi warga luar daerah ataupun WNA, Rudi mengakui belum memikirkan hal tersebut.

Menurutnya, pemerintah telah menambah jumlah alat thermal scanner di kawasan Bandara Hang Nadim Batam.

“Belum wajib karantina, karena kita sudah lakukan penambahan alat di bandara. Untuk warga luar daerah pasti banyak datangnya melalui bandara,” ujar Rudi.

Anak 11 Tahun

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.